Dedi Mulyadi Ungguli Ridwan Kamil hingga Iwan Bule, Jadi Tokoh Terpopuler di Jawa Barat

Penelitian terbaru yang dilakukan Big Data Jayabaya, Dedi Mulyadi, politisi Golkar yang baru saja bergabung dengan Partai Gerindra, mengungguli Gubernur Jabar Ridwan Kamil hingga mantan ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, sebagai tokoh terpopuler di Jawa Barat berdasarkan Big Data Jayabaya.

Aryo
Kamis, 01 Juni 2023 | 10:12 WIB
Dedi Mulyadi Ungguli Ridwan Kamil hingga Iwan Bule, Jadi Tokoh Terpopuler di Jawa Barat
Dedi Mulyadi Ungguli Ridwan Kamil hingga Iwan Bule, Jadi Tokoh Terpopuler di Jawa Barat (IST)

Suara Denpasar - Penelitian terbaru yang dilakukan Big Data Jayabaya, Dedi Mulyadi, politisi Golkar yang baru saja bergabung dengan Partai Gerindra, mengungguli Gubernur Jabar Ridwan Kamil hingga mantan ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, sebagai tokoh terpopuler di Jawa Barat berdasarkan Big Data Jayabaya.

Menurut CEO dan peneliti Big Data Jayabaya, Gumilar Satriawan,analisis big data ini melibatkan rangkuman dari semua pembicaraan dan minat masyarakat yang kemudian dikomunikasikan menjadi komentar positif dan negatif.

Hasil penelitian terkini mereka terhadap sejumlah tokoh terkemuka di Jawa Barat menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi menduduki posisi teratas dalam popularitas.

Proses analisis dilakukan menggunakan Engine-X yang mengekstrak data dari media sosial dan media online. Data yang dikumpulkan sejak 1 Januari 2023 pukul 00.00 WIB sampai 31 Mei 2023 pukul 7.30 WIB.

Baca Juga:Ini yang Akan Dilakukan Dedi Mulyadi Jika Terpilih Menjadi Gubernur Jawa Barat Tahun 2024

"Melibatkan 28.655 data dari 35.761 net user (pengguna internet)," terangnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi berhasil mengungguli Ridwan Kamil dengan perolehan dukungan sebesar 36,6 persen. Dalam posisi kedua, Ridwan Kamil memperoleh dukungan sebesar 32,7 persen. Mochamad Iriawan menduduki posisi ketiga dengan dukungan sebesar 9,4 persen.

Sejumlah namalain terpaut jauh, antara lain Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dengan 5,4 persen; Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum dengan 4,3 persen; anggota DPR RI, Desi Ratnasari dengan 3,3 persen; Presiden PKS yang juga anggota DPR RI, Ahmad Syaikhu dengan 2,2 persen.

Selain itu, beberapa tokoh lain juga masuk dalam analisis dengan dukungan sebesar satu persen, termasuk Ono Surono, Deddy Mizwar, Saan Mustopa, Cucun Syamsurizal, Mulyadi, dan Taufik Hidayat.

"Berdasarkan variabel keterkenalan dan ketersukaan masing-maasing tokohh yang dalam konteks big data disebut subjek, hasilnya menempatkan Dedi Mulyadi di posisi pertama," jelas Gumilar.

Baca Juga:Orang Jawa Barat Wajib Tahu Puisi Kang Dedi Mulyadi: Tanah Impianku, Ibu Kandung yang Melahirkanku

Meskipun Pilgub Jabar masih beberapa waktu lagi, percakapan di media sosial sudah sangat ramai, termasuk dinamika di dalam partai politik yang mulai bergerak dinamis.

Gumilar meyakini bahwa hasil analisis big data yang dimiliki selalu berkonsistensi, bahkan seringkali sejalan dengan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kredibel lainnya dalam mengukur popularitas dan elektabilitas tokoh-tokoh tersebut.

Penting untuk dicatat bahwa big data memiliki potensi untuk mempelajari pola perilaku masa lalu dan membantu menentukan langkah strategis di masa depan.

Sekadar diketahui, dalam bursa Pilgub Jabar 2024, sejumlah nama memang sudah mencuat. Di ataranya Ridwan Kamil yang saat ini masuk jadi kader Golkar, Dedi Mulyadi yang jadi kader Gerindra, Iwan Bule masuk Gerindra. (Antara)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak