Scroll untuk membaca artikel
Minggu, 19 Maret 2023 | 15:15 WIB

Cek Fakta: Anies Baswedan Sembunyikan Uang Rakyat 560 Miliar, Berhasil Disita?

Rovin Bou
Cek Fakta: Anies Baswedan Sembunyikan Uang Rakyat 560 Miliar, Berhasil Disita?
Cek Fakta: Anies Baswedan Sembunyikan Uang Rakyat 560 Miliar, Berhasil Disita? (YouTube Istana Politik)

Suara Denpasar - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Rashid Baswedan selalu menjadi perbincangan publik.

Calon Presiden 2024 dari Partai NasDem itu selalu menjadi sorotan kamera.

Mulai dari aktivitas sehari-hari sampai urusan privat. Hal itu karena dia sudah menjadi publik figur dan tokoh politik.

Setelah jadi mantan Gubernur, Anies Baswedan sempat dipanggil KPK terkait proyek Formula E.

Baca Juga:Doa Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan 2023, Yuk Simak!

Saat ini beredar kabar bahwa Anies Baswedan sembunyikan uang rakyat sebanyak 560 miliar.

Kabar itu diketahui dari kanal YouTube Istana Politik. Jumlah subcribenya 308 ribu.

Dia memberi judul unggahannya, "Viral! Ternyata 4nies sembunyikan kekayaan hasil uang rakyat dengan total 560 M berhasil disita," tulisnya dikutip denpasar.suara.com, Minggu (19/3/2023).

Sementara pada thumbnailnya ada foto Anies Baswedan, Ketua KPK Firli Bahuri dan setumpuk uang. Serta menuliskan "Akhirnya 560 Miliar Berhasil Disita, Harta Anies Lenyap Seketika."

Namun demikian apakah kabar tersebut benar? Agar tidak menyesatkan, mari cek faktanya.

Baca Juga:Gaduh Istri Pegawainya Pamer Harta di Media Sosial, Kemensetneg Minta Maaf

CEK FAKTA

Benar saja, setelah dilakukan penelusuran kabar tersebut berpotensi hoax.

Hal itu karena dalam konten tersebut sama sekali tidak menyebutkan uang rakyat 560 miliar yang disembunyikan Anies Baswedan. 

Video berdurasi 10 menit 6 detik itu, sudah ditonton sebanyak 2 ribu kali hanya dalam waktu 1 jam dari video tersebut diupload.

Konten dalam video tersebut hanya menayangkan situasi saat Anies Baswedan dipanggil KPK beberapa waktu yang lalu terkait dugaan korupsi Formula E.

Benar bahwa saat ini Anies Baswedan memang sedang dalam pemeriksaan KPK terkait Formula E.

KPK mengatakan masih fokus pada pencarian peristiwa pidana dan siapa pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

Dengan demikian klaim yang dituliskan kanal YouTube Istana Politik pada judul dan thumbnailnya itu sangat menyesatkan.

Hal itu karena judul dan thumbnailnya itu tidak sesuai dengan konten atau isi video.

Untuk itu disarankan agar masyarakat bisa membaca berita yang kompatibel dan dari sumber terpercaya. (*/Ana AP)

Berita Terkait

Tag

terpopuler

News

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda