Mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi Bangga Dipanggil Sia: Tandanya Kamu dan Saya..

Mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi Bangga Dipanggil Sia: Tandanya Kamu dan Saya..

Nisrina
Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:44 WIB
Mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi Bangga Dipanggil Sia: Tandanya Kamu dan Saya..
Mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi Bangga Dipanggil ‘Sia’: Tandanya Kamu dan Saya..

Suara Denpasar - Anggota DPR RI sekaligus Mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi membagikan sebuah video saat dirinya dipanggil dengan sebutan ‘sia’ oleh seorang komedian bernama Pohang.

‘Sia’ dalam bahasa sunda adalah kata pengganti ‘kamu’ yang kasar. Namun bisa jadi lumrah digunakan bila hubungan kedua orang yang memakai kata tersebut sudah sangat dekat.

Sebutan ‘sia’ memang tidak direkomendasikan untuk digunakan kepada orang yang lebih tua dan kepada sosok-sosok yang harus dihormati seperti orang tua, guru, pemimpin, dan sebagainya, karena bisa ditafsirkan sebagai perilaku tidak sopan.

Namun setiap orang tentu punya penafsiran berbeda-beda, seperti yang dibagikan Kang Dedi Mulyadi dalam Kanal Youtube KDM Channel, Jumat (17/3/2023).

Baca Juga:Raffi Ahmad Diketawain Nagita Slavina saat Tanya Bagaimana Kalau Ketahuan Selingkuh

Mantan suami Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ini merasa senang lantaran komedian tersebut berani memanggilnya dengan sebutan ‘sia’.

Bermula saat Kang Dedi menegur Pohang dengan sebutan ‘sia’ dan ‘maneh’. Pohang kemudian membalasnya dengan menyebut ‘sia’.

“Ngomong naon cik keneh? (ngomong apa barusan?),” tanya Kang Dedi.

“Sia,” balas Pohang.

Kang Dedi Mulyadi kemudian berlari mengejar sang komedian yang menggodanya.

Baca Juga:Stefano Lilipaly Resmi Dipanggil Shin Tae Yong, Netizen: Wah Gak Jadi Lucu Dong!

“Alus (bagus),” tuturnya kemudian.

“Suganteh rek digaplok aing euy (kirain mau ditampar saya),” kata Pohang.

Namun Kang Dedi Mulyadi kemudian menyebut makna seorang ketua rombongan apabila dipanggil ‘sia’.

“Lamun pamingpin rombongan geus ku rombonganna disebut ‘sia’ jeung ‘si’ tandaning maneh jeung kaula teh satara (kalau seorang pemimpin rombongan sudah disebut ‘sia’ dan ‘si’ tandanya kamu dan saya setara),” ungkapnya.

“Saamparan, sajajaran, sarua, berarti  aing berhasil ngagedekeun maneh (satu hamparan, sejajar, sama, berarti saya berhasil membesarkan kamu),” tambahnya.***

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak