Scroll untuk membaca artikel
Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:37 WIB

Wali Kota Denpasar Dipuji Menteri Perdagangan: Saya Cerita ke Mana-mana

Rovin Bou
Wali Kota Denpasar Dipuji Menteri Perdagangan: Saya Cerita ke Mana-mana
Wali Kota Denpasar Dipuji Menteri Perdagangan: Saya Cerita ke Mana-mana (Rovin Bou/Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Menteri Perdagangan Republik Indonesia DR. (H.C) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.H mengunjungi Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar Unit Pasar Kereneng pada Sabtu, (4/2/2023) pagi tadi.

Kunjungan itu bertujuan memeriksa harga dan persediaan bahan pokok makan seperti beras, telur, kentang, sayur-sayuran dan minyak. Ia didampingi oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan sejumlah pejabat instansi terkait.

Usai melakukan observasi di pasar Kereneng, Zulkifli Hasan mengatakan persediaan dan harga bahan makanan di Denpasar masih stabil. Untuk itu dia memberi apresiasi kepada Walikota Denpasar. 

"Pak Walikota Denpasar ini selalu saya ceritakan dimana-mana, Walikota yang tanggap. Di Jawa saya ceritakan, di Sumatera saya ceritakan karena di sini harganya stabil, karena Pak Walinya ini tiap hari monitor harga-harga, kalau harganya naik dibantu ongkosnya, kalau naik lagi kadang-kadang disubsidi harganya. Makanya di sini harganya stabil yah," ucap Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan memberi apresiasi kepada Walikota Denpasar.

Baca Juga:Pantas Saja Sering Diekspor, Ternyata Ini 5 Manfaat Bekicot bagi Kesehatan

Terkait persediaan minyak kita, Zulkifli Hasan mengaku kurang karena harganya murah sehingga menjadi incaran utama masyarakat.

"Hanya memang minyak kita kurang, kenapa kurang ya semua orang carinya minyak kita, yang dulunya beli minyak premium sekarang belinya minyak kita, jadinya kurang dan harganya gak boleh naik, kalau naik nanti kena satgas," imbuh Zulkifli.

Ubtuk mengatasi kekurangan tersebut, dia mengatakan persediaan minyak kita ditambah dari 300 ribu ton perbulan jadi 450 ribu ton perbulan. 

Selain itu kata Zulkifli, suplai minyak kita ke pasar modern dan pasar online dikurangi, fokusnua ke pasar-pasar tradisional yang langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah. 

"Yang ke retail modern kita kurangi, yang online kita kurangi, sekarang suplainya ke pasar-pasar seperti begini. Kalau kemarin orang bisa telepon, bisa online bisa di retail modern ya kalau semua orang beli minyak kita yah kuranglah karena memang minyak kita itu untuk pasar sebetulnya," tegasnya kembali.

Baca Juga:Dua Pembalap Asal Kabupaten Wajo Juara Tingkat Asia

Sementara untuk mengontrol aliran minyak kita itu tepat sasaran Zulkifli mengatakan telah mengeluarkan kebijakan agar pembelian minyak kita menggunakan KTP agar dapat terkontrol. 

"Nanti beli pakai KTP jadi jangan sampai borong untuk dijual lagi. Sudah ada satgas yang kontrol itu jadi jangan main-main," tutupnya

Untuk diketahui, minyak kita adalah jenis minyak goreng yang dikeluarkan oleh pemerintah sebagai lanjutan dari program sebelumnya, yaitu Minyak Goreng Curah Rakyat alias MGCR. (*/Dinda)

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Bali

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda