Wow! Gunung di Bali Akan Dijadikan Kawasan Suci, Ini Alasannya

Gubernur Bali Wayan Koster ingin menjadikan gunung-gunung di Bali sebagai kawasan suci.

Rovin Bou
Rabu, 01 Februari 2023 | 15:00 WIB
Wow! Gunung di Bali Akan Dijadikan Kawasan Suci, Ini Alasannya
Arsip Foto. Panorama Gunung Agung dari pesawat komersial yang melintas di atas Selat Lombok, Mataram, NTB, Senin (15/1/2018), saat statusnya masih Level IV (Awas) menurut PVMBG ((ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi))

Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster ingin menjadikan gunung-gunung di Bali sebagai kawasan suci. 

Koster sedang merancang peraturan daerah (perda) Bali yang mengatur tentang tata ruang wilayah Provinsi Bali termasuk di dalamnya adalah gunung untuk dijadikan kawasan suci.

Wayan Koster beranggapan bahwa gunung tidak bisa dilepas-pisahkan dengan kearifan lokal Bali lainnya, maka perlu untuk dibuatkan suatu aturan hukum yang mengikat atau mengatur demi menjaga dan melestarikan semua kearifan lokal yang berada di Bali.

"Dalam kearifan lokal Bali, gunung itu tidak bisa kita pisahkan karena memang zaman dahulu para leluhur kita, para penglingsir kita (orang yang dituakan atau dihormati), guru-guru suci kita itu menjadikan gunung sebagai tempat untuk melakukan ritual keagamaan, beryoga, bersemedi sampai membangun tempat suci di kawasan tersebut dan menemukan tatanan untuk membangun Bali," jelas Koster di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali pada Senin, (30/1/2023) lalu.

Baca Juga:Lakukan Pelatihan Pengamanan Stadion, Kapolri Berharap Tragedi Kanjuruhan Tidak Terulang

Menurutnya gunung bukan sengaja untuk disucikan, tetapi memang sudah suci sejak dulu, namun karena perubahan zaman membuat nilai-nilai gunung itu terdegradasi akibat dari masyarakat Bali terlalu kebablasan.

"Karena itu saya akan berdiskusi lebih lanjut untuk merancang peraturan daerah (perda) khusus untuk menjadikan gunung sebagai kawasan suci supaya aktivitas di gunung itu dapat dikendalikan, tidak lagi bebas masuk, dijadikan destinasi wisata sampai main sepeda motor ke puncak gunung, saya kira ini kita sudah kebablasan," tegasnya kembali.

Menurut Koster, banyaknya kecelakaan di gunung merupakan suatu peringatan karena kunjungan-kunjungan ke gunung sudah kelewatan apalagi sampai melakukan kegiatan asusila di gunung yang merupakan kawasan suci tersebut. 

Selain itu kata dia, gunung-gunung di Bali yang memberikan aura, spirit dan taksu (kekuatan suci Tuhan yang dapat membangkitkan dan meningkatkan daya kreativitas, intelegensia), sehingga dirinya sedang mempertimbangkan peraturan yang tepat untuk mengelolah kawasan suci tersebut.

"Karena alasan itu saya akan menimbangkan kembali apakah perlu untuk dibuatkan peraturan daerah (perda) atau cukup dengan peraturan Gubernur (pergub) atau bahkan cukup dengan surat edaran tentang gunung sebagai kawasan suci."

Baca Juga:Ini Sosok Karyawan Raffi Ahmad: Punya Rumah Rp5 M dan Mobil Mercy, Pemberian Sultan Andara?

"Karena gunung ini adalah kekuatan kita di Bali yang memberikan aura, taksu dan spirit bagi kita sehingga Bali menjadi suci. Jadi jangan ini terlalu dikomersialkan harus diatur aktivitasnya," tutup Wayan Koster. (*/Dinda)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Bali

Terkini

Tampilkan lebih banyak