Scroll untuk membaca artikel
Senin, 21 November 2022 | 03:30 WIB

Ternyata Ada Dualisme di Pemda Purwakarta? Perbedaaan Gaya Kepemimpinan Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi Jadi Biang Kerok

Julio
Ternyata Ada Dualisme di Pemda Purwakarta? Perbedaaan Gaya Kepemimpinan Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi Jadi Biang Kerok
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika yang berbeda gaya kepemimpinan. (IST)

Suara Denpasar – Banyak publik khususnya masyarakat Purwakarta tidak menyangka Bupati Anne Ratna Mustika bakal menggugat cerai suaminya Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI. 

Publik sejatinya belum percaya soal isu kerentakan rumah tangga antara Kang Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna Mustika yang sudah dibangun 23 tahun lebih. 

Namun faktanya gugatan perceraian itu benar adanya dilakukan oleh Anne Ratna Mustika kepada suaminya yang akrab disapa KDM

Gugutan itu dilayangkan Ambu Anne Ratna di Pengadilan Agama Purwakarta. Bahkan saat ini proses sedang menjalani sidang mediasi, namun belum mencapai kesepakatan untuk damai atau rujuk antara keduanya. 

Baca Juga:Sule Akui Sedih Melihat Adzam Nangis saat Digendong Olehnya: Apa Lagi di Hari Ulang Tahun

Meski demikian banyak fakta unik dan perbedaaan gaya kepemimpinan diantara keduanya Dedi Mulyadi yang pernah dua periode menjabat Bupati Purwakarta dan Anne Ratna Mustika kini menjabat pula sebagai Bupati Purwakarta. 

Jika mengulik keduanya memang sama berprestasi dan kreatif dengan segala programnya selama menjabat sebagai Bupati. 

Tetapi antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika terdapat perbedaan sangat mencolok soal gaya kepemimpinan. Perbedaan gaya kepemimpinan ini juga diduga kuat menimbulkan faksi-faksi dan pemicu dualisme di tubuh Pemerintahan Daerah Purwakarta. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Gerakan Masyarakat Moral Purwakarta (GMMP) Ibnu Ariel.  Dia mengungkapkan isu perceraian atau keretakan rumah tangga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika sebenarnya terjadi Dedi Mulyadi menjadi Bupati Purwakarta selama dua periode. 

“Kalau ada isu keretakan (dis harmoni) hubungan memang terdengar tahun belakangan ini,” kata Ibnu Ariel, seperti dilansir di kanal YouTube ahmad maryawan di publis satu bulen yang lalu. 

Baca Juga:Tersangka Gembong Narkoba Irjen Teddy Minahasa Cabut BAP, Polda Metro Cuek, Alat Bukti Lebih dari Cukup!

Selain Ibnu Ariel pun menyebut adanya dualisme kepemimpinan di Pemerintah Purwakarta. Kepemipinan Anne Ratna memang terlihat adem ayem, tidak ada apa-apa, namun belakangan ada duagaan dualisme kepemimpinan di Purwakarta.

Hal ini cukup mendasar, Dedi Mulyadi memiliki pengaruh kuat di Purwakarta. Ada yang fatsun kepada Bupati Aktif saat ini Anne Ratna Mustika. Ada pula yang berpihak terhadap Dedi Mulyadi,. 

“Ini secara suka maupun tidak suka Dedi Mulyadi masih memiliki pengaruh besar saat ini di Purwakarta,” ungkapnya. 

Bahkan gaya kepemipinan Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika terdapat perbedaan cukup mencolok. Dedi Mulyadi terkenal lebih berani turun langsung ke lapangan dan selalu hadir dalam setiap momen masyarakat. 

Sedangkan Anne ratna Mustika lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan dan memprioritas program-program yang dia punya. 

“Salah keberhasilan dari dari kepemimpinan Anne Ratna Mustika dengan program kreatif Anne Ratna Musika membangun Mal Pelayanan Publik atau (MPP). Dimana masyarakat dapat mengurus semua keperluan dan pelayanan administrasi,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Tag

terpopuler

News

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda